Seminar Nasional HMPS BKI UIN Sunan Kudus Kupas Tantangan Kesehatan Mental Gen Z di Tengah Era Digital
HMPS BKI UIN Sunan Kudus menggelar seminar nasional bertema. “Gen Z in the Digital Era: Menjaga Kesehatan Mental. di Tengah Tekanan Media Sosial dan Tren Self-Disclosure” di Lab Terpadu UIN Sunan Kudus lantai 3 pada pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa lintas program studi serta mahasiswa dari UIN K.H. Abdurrahman. Wahid Pekalongan. Seminar tersebut. sekaligus menjadi pembuka rangkaian Islamic Counseling Festival Event.
Ketua Umum HMPS BKI, Amanda Aulia Maretyar dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan mental di kalangan generasi muda serta menjadikan seminar ini sebagai ruang dukasi dan refleksi bagi mahasiswa.
Acara menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Nur Mahardika, S.Pd., M.Pd. dan Bapak Agit Purwo Hartanto, M.Pd.. Seminar dipandu oleh moderator Aziza Salma Zahro dan Indy Asnal Auliya dengan jalannya diskusi yang aktif dan komunikatif.
Dalam materinya, Dr. Nur Mahardika, S.Pd., M.Pd. membahas fenomena self-disclosure dan budaya validasi di media sosial yang banyak terjadi pada generasi Z. Beliau menjelaskan bahwa tekan
an media sosial dapat memunculkan berbagai dampak terhadap kesehatan mental, seperti anxiety, insecurity, loneliness, burnout, emotional instability, hingga rendahnya self-esteem. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya peran konselor masa kini yang harus mampu menjadi active listener, emotional support, serta safe space creator bagi individu di era digital.
Sementara itu, Bapak Agit Purwo Hartanto, M.Pd. menyampaikan pentingnya memahami manusia secara utuh melalui keseimbangan antara mind, body, spirit, dan soul. Beliau juga mengajak peserta untuk lebih fokus pada hal-hal yang berada dalam kendali diri, seperti pola pikir, emosi, fokus, reaksi, dan keputusan pribadi dibanding terlalu memikirkan penilaian orang lain yang berada di luar kendali diri.
Seminar berlangsung aktif melalui sesi diskusi dan. tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan pendapat serta keresahan mereka terkait tekanan media sosial dan kesehatan mental di era digital.
Melalui seminar ini, mahasiswa diajak untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental, menggunakan media sosial secara bijak, serta mampu membangun keseimbangan emosional dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Comments
Post a Comment